Namun di luar dugaan, Pei
mengumumkan bahwa produk pertama Nothing adalah peranti audio true wireless
speaker (TWS). Pada Februari 2021, Nothing Ear 1 (nama TWS tersebut) akhirnya
meluncur.
Kesan pertama
Melihat langsung kemasan
TWS Nothing Ear 1 untuk pertama kalinya, aura Carl Pei dengan OnePlus 1 (ponsel
pertama OnePlus) kembali terasa.
Mulai dari kotak kardus
pembungkusnya yang harus dibuka dengan cara yang tidak biasa, yakni dengan cara
"disobek", desain earphone yang tembus pandang, hingga detail kecil
seperti buku manual hitam doff, beda dengan buku manual pada umumnya yang putih
glossy.
Kesan seperti itu juga
didapatkan saat pertama kali menerima dan membuka kotak kemasan OnePlus 1.
Itu adalah kesan pertama
saat melihat dan membuka kemasan Nothing Ear 1. Lalu apa saja yang disertakan
di dalamnya?
Unboxing
Kotak kemasan Nothing Ear
1 terdiri atas casing yang di dalamnya terdapat sepasang earphone, kabel
charger USB Type-C, serta satu set eartip tambahan dengan ukuran S, M, L.
Earphone Nothing Ear 1
memiliki desain kaca tembus pandang di bagian gagangnya, memperlihatkan
komponen di dalamnya.
Gagang tersebut juga
menjadi tombol sentuh untuk mengatur volume dan menavigasi musik dengan kontrol
ketukan atau usapan. Eartip Nothing Ear 1 memiliki bahan karet, dengan unit
driver ukuran 11,6 mm.
Eartips Nothing Ear 1
terasa nyaman dipakai. Jika terasa kurang nyaman, masih ada eartips dengan
ukuran lain yang bisa dipilih. Ada juga deteksi in-ear, dimana musik akan
dijeda (pause) saat earphone dilepas dari telinga.
Menghubungkan TWS dengan
ponsel membutuhkan aplikasi Nothing, yang telah tersedia untuk Android dan iOS.
Setelah terhubung dengan
ponsel untuk pertama kali, TWS kemudian akan terhubung otomatis saat Bluetooth
ponsel menyala dan casing dibuka. Konektivitasnya juga sudah menggunakan
Bluetooth 5.2.
Meski demikian, setelan
equalizer tidak disediakan di aplikasi. Pengguna hanya disuguhi empat preset
suara: balanced, more treble, more bass, dan voice.
Menjajal Nothing Ear 1
Untuk kualitas suara,
Nothing Ear 1 menghasilkan suara yang lantang dan cenderung "renyah,"
dengan suara mid yang lebih dominan, sehingga vokal dan alunan gitar terdengar
keras namun jernih. Apabila membutuhkan suara bass lebih, terdapat menu bass
boost di menu EQ.
Fitur ANC jika bekerja
dengan sempurna bisa memblokir suara bising sekitar, jadi tidak perlu memutar
musik dengan volume tinggi di tempat keramaian.
Terdapat pula mode suara
transparan di mana mikrofon menyalurkan suara sekitar, sehingga mode ini cocok
bagi mereka yang ingin mendengar musik namun sambil menyetir mobil, sehingga
suara-suara seperti klakson masih bisa didengar.
Lantas bagaimana dengan
daya tahan baterainya? Nothing Ear 1dilengkapi baterai 570 mAh yang diklaim
bisa memberikan daya hingga 24 jam apabila fitur Active Noise Cancelling (ANC)
dalam keadaan aktif, atau 34 jam tanpa ANC.
Nothing mengeklaim 10
menit charging casingnya bisa memberikan daya hingga delapan jam, dan 10 menit
charging earphone-nya (diletakkan di casing) bisa memberikan 60 menit pemutaran
musik.
Secara umum, Nothing Ear 1
memiliki fitur-fitur menarik seperti ANC, auto play/pause, fitur pencarian
earphone jika menyelip, serta menghasilkan suara yang bagus meski harganya Rp 1
jutaan. Belum lagi, TWS ini memiliki sertifikasi tahan air IPX 4.
copas dari https://tekno.kompas.com/read/2022/07/01/19030077/menjajal-tws-nothing-ear-1-yang-dibanderol-rp-1-5-juta-di-indonesia?page=all#page2
No comments:
Post a Comment